Rabu, 26 Juli 2017

Tambah Sehat dengan Mengkonsumsi 5 Color Foods


Dari segala macam makanan penuh warna yang kita lihat di meja makan, makanan yang secara alami mempunyai warna disebut dengan Color Food.

Color Food yang berwarna merah, kuning, hijau, ungu, hitam, putih, dll mengandung komposisi bernama Phytochemical.

Phytochemical bukan hanya membuat makanan menjadi berwarna namun juga memberikan karakteristik unik pada warna dan rasa pada setiap color food. Selain itu zat ini juga mempunyai berbagai kelebihan yaitu berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh kita.

Jadi, mari kita mencari tahu jenis-jenis makanan yang selama ini kita tidak hiraukan itu!


Makanan Merah, yang membantu memperlancar peredaran darah


Apakah kesamaan dari apel, tomat. delima, stroberi, semangka, lada merah, cabai, bit, guava, cranberry. raspberry, dan cherry? Warnanya yang merah, kan.

Buah dan sayuran yang berwarna merah mengandung Phytochemical yang bernama Lycopene dan Antosianin.

Lycopene berfungsi sebagai anti kanker, meningkatkan fungsi imun, dan meningkatkan kekuatan pembuluh darah. Sedangkan Antosianin berfungsi sebagai antioksidan yang berperan membuang oksigen buruk dari dalam tubuh yang mempunyai efek penuaan.

Buah yang sayuran yang berwarna merah juga berfungsi mengontrol reaksi tubuh terhadap infeksi dan juga sebagai antioksidan. Selain itu juga kaya akan vitamin C dan asam folid.

Asam Elagat yang terdapat pada delima dan stroberi dapat mengurangi hancurnya DNA dan mencegah penyakit kanker prostat dan kanker kolorektal.



Makanan Kuning, investasi terbesar untuk kesehatan


Makanan yang berwarna emas atau kuning adalah labu, ubi jalar, aprikot, kacang kastanye, jeruk, jeruk mandarin, nanas, wortel, kesemek, jagung, dll.

Buah dan sayuran yang berwarna kuning mengandung Phytochemical yang bernama Carotenoid.

Carotenoid berfungsi sebagai anti kanker dan antioksidan, serta mencegah penuaan. Terutama mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker, dan meningkatkan fungsi imun dalam tubuh.

Carotenoid membantu produksi vitamin A di dalam tubuh. Sedangkan vitamin A bukan hanya berfungsi untuk mempertajam penglihatan dan fungsi imun tetapi juga untuk kesehatan kulit dan tulang.

Selain Carotenoid, makanan yang berwarna kuning juga mengandung vitamin C, Omega 3, dan asam folic.



Makanan Hijau yang baik untuk tubuh.


Warna yang paling banyak terlihat di meja makan kita adalah warna hijau.

Sayuran-sayuran hijau ini mengandung Phytochemical yang bernama Chlorophill yang membantu regenerasi sel di dalam tubuh dan membantu kesehatan liver.

Diantara sayuran-sayuran hijau, sayuran yang berdaun hijau, kacang pistachio, kacang-kacangan, ketimun, seledri mengandung Lutein yang penting untuk kesehatan.

Sayuran seperti brokoli, kubis, dan kol membantu mengontrol rusaknya DNA dan membantu mencegah kanker.

Makanan Popeye yaitu bayam kaya kaya asam folic, vitamin K, kalium, dan carotenoid.



Makanan Ungu dan Hitam, pelindung dari hancurnya sel


Makanan yang berwarna ungu dan hitam seperti terong, anggur, blueberry, blackberry, dan ubi jalar ungu mengandung Phytochemical yang bernama Antosianin.

Antosianin berfungsi sebagai antioksidan yang kuat untuk memblok kehancuran sel dan mencegah penuaan serta meningkatkan fungsi imun tubuh.

Antosianin juga secara umum berfungsi untuk menjaga tekanan darah, mencegah pembekuan darah yang tidak normal sehingga menurunkan resiko penyakit jantung, meningkatkan daya ingat, dan menurunkan resiko kanker.



Makanan putih, mengontrol kolesterol dan tekanan darah.



Contoh makanan yang berwarna putih adalah bawang putih, bawang Bombay, lobak, pir, Deodeok, jamur, bellflower. Kebanyakan makanan yang berwarna putih adalah jenis akar-akaran. 

Buah yang berwarna putih mengandung Phytochemical yang bernama Antojantin.

Fungsi utamanya adalah mengurangi kolesterol dalam darah dan mencegah kanker dan penyakit jantung, serta meningkatkan kemampuan tubuh untuk terhindar dari kuman dan virus.

Allicin yang terdapat banyak di dalam bawang putih dapat menurunkan kolesterol dan membantu menjaga kesehatan jantung, serta Quercetin yang terkandung di dalam bawang Bombay mengandung antioksidan dan mempunyai efek pada antimutagen.



Jika bapak/ibu memiliki pertanyaan, jangan sungkan
untuk bertanya kepada kami lewat
(Whatsapp, Kakaotalk, Line) di nomor (+82-10-7631-3033)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar