Jumat, 30 Juni 2017

Kelebihan dan Kekurangan Filler Asam Hialuronat dan Filler Kalsium

Belakangan ini yang menjadi trend dan paling dicari adalah yang menjadi operasi plastik petite yaitu filler!

Filler mempunyai beberapa jenis dan setiap jenis mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. 

Yang paling penting adalah memilih jenis filler yang paling cocok untuk kamu. 

Filler secara garis besar dibagi menjadi dua. “Filler asam hialuronat” dan “filler kalsium”.



Apa arti asam hialuronat?

Asam hialuronat terdiri dari lapisan tissue halus di dalam tubuh, lapisan seperti kaca di dalam bola mata, lapisan tissue tulang rawan, dan gabungan dari cairan tubuh. Asam hialuronat berperan sebagai sel interstisial yang membantu menggabungkan sel-sel pada lapisan dermis yang ada di dalam kulit.

Asam hialuronat berperan sebagai bahan utama pada nutrisi yang mengandung kolagen dan elastin di lapisan dalam dermis. Asam hialuronat akan mentransfer nutrisi dari sel-sel hidup dan membantu menjaga kelembapan yang dibutuhkan kulit dengan memblok penguapan dari kelembapan kulit itu sendiri. Kekuatan asam hialuronat untuk menyerap air sangat tinggi. 1 molekul asam hialuronat bisa menyerap 214 molekul air.




Kelebihan dan kekurangan Filler Asam Hialuronat

Kelebihan: komposisi filler yang disuntikan dapat melebur.

Kekurangan: efeknya tidak permanen, jangka waktu dari filler menyerap sampai hilang kembali sekitar 6 bulan sampai dengan 1 tahun tergantung individu masing-masing. Karena itu jika ingin menjaga bentuk yang diinginkan harus melakukan prosedur secara periodik.

Brand: Juvederm, Restylane, Tissuefill, Princess, Elravie, Cleviel, Bellast, Perfectha, dll.

Komposisi Asam Hialuronat sebagian besar adalah komposisi yang sudah ada di dalam tubuh kita. Banyak orang yang lebih memilih filler jenis ini karena keamanannya. Kelebihan filler asam hialuronat adalah jika setelah melakukan filler asam hialuronat kamu tidak suka dengan hasilnya, enzim yang disuntikkan bisa langsung dilebur tetapi filler ini juga mempunyai kekurangan yaitu waktu bertahan yang hanya sekitar 6 bulan sampai dengan 1 tahun jadi harus menyuntikkan filler lagi secara periodik.



Jadi sekarang kita sudah mengetahui tentang filler asam hialuronat ya.

Filler Kalsium terdiri dari kalsium yang terdapat pada tulang dan mineral.

Setelah prosedur, kolagen natural yang terdapat di dalam tubuh distimulasi untuk diproduksi. Bagian yang disuntikkan filler akan berubah bentuk secara minimal dan jangka waktu bertahannya lebih panjang daripada filler asam hialuronat yaitu sekitar 1 sampai 2 tahun. 

Elastisitas dan kelekatan yang tinggi membuat volume dapat dipertahankan pada bagian yang disuntikkan filler terutama bagian hidung. Kepuasan terhadap jenis filler ini pada bagian hidung paling tinggi. 

Tetapi tidak seperti filler asam hialuronat, jika setelah prosedur kamu tidak suka dengan bentuk bagian yang disuntik filler, bahan filler ini tidak bisa melebur walaupun dengan obat apapun. Bahan filler yang susah untuk dilepas lagi juga menjadi salah satu kelemahan filler jenis ini.

Kelebihan dan kekurangan Filler Kalsium

Kelebihan: jangka waktu bertahannya efek filler ini lebih panjang daripada filler asam hialuronat (1~2 tahun)

Kekurangan: komposisi filler yang disuntikkan tidak bisa melebur.

Brand: Sculptra, Radiesse, Facetem, Ellanse, Artefill, dll.


Jika bapak/ibu memiliki pertanyaan, jangan sungkan
untuk bertanya kepada kami lewat
(Whatsapp, Kakaotalk, Line) di nomor (+82-10-7631-3033)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar